Pisanggoreng & FO

FO,

Ingat FO ingat Bandung, identifikasi yang agak mengecewakan.
Apa daya, begitulah fakta yang ada. Tadi siang, pisanggoreng dan teman2nya gorengan yang lain berusaha menikmati waktu luang karena keabsenan dosen. How?
Jalan2 ke FO di daerah Setiabudhi yang terkenal elite. Salah satu FO yang terkenal, Rumah Mode yang kalau ke sana, kurang sreg rasanya juga ber-D1-ria *baca : jalan kaki, ngangkot dan sejenisnya* karena lapangan parkir yang sengaja luas dan menjorok ke dalam, ibarat sebuah rumah mewah. Well, that’s why it called ‘Rumah Mode’.

Pisanggoreng dan gorengan lainnya, memasuki Rumah tsb, dengan agak2 sok pernah ke sana. Nyatanya, menemukan pintu masuk jadi hal tersulit kedua setelah lulus SPMB.
Di dalam FO yang memamerkan berbagai pakaian2 branded, agak ‘wah’ *pake ‘agak‘, tokh masih kurang dibandingkan mewahnya Jakarta*, gorengan2 yang lain tampak sangat menikmati. Sementara hal yang paling dilakukan Pisanggoreng hanya keluar dan menikmati senandung dari radio telepon seluler merk Nokia.

Menghirup udara segar tanpa polusi dari bau pakaian2 branded, bau parfum para wanita berkelebihan uang, bau anak2 yang dibuntuti baby sitternya, bau remaja2 tanggung yang mengenakan pakaian adiknya.

Berhubung gorengan yang lain meminta sarannya tentang satu rok, dan Pisanggoreng juga tidak buruk2 amat dalam hal mode, so hasrat terdalamnya tampak tidak bisa terpenuhi.

Berlalulah sang waktu.

Gorengan2 yang lain pun mulai bosan dan akhirnya mereka beranjak untuk menelusuri FO-FO yang lain. Satu hal yang terpikir oleh Pisanggoreng, betapa konsumtifnya masyarakat. Yang rela menghabiskan uang sekian banyak, untuk membayar merk, membeli barang-barang yang sebenarnya sudah tidak cukup lagi memenuhi almari. Well, they might boy another one that fits. But, the main point is the consumption level. Setiap sudut ruangan FO benar2 sesak, tiap2 individu mencari pakaian yang sekiranya dapat membuat performa mereka layak dilihat. Membuat performa mereka tampak seperti rockstar, seperti pemilik jagad raya.

Begitu besar dampak yang ditimbulkan oleh pakaian bagi sebagian besar individu.
Pisanggoreng bukan bermaksud meng-under estimate peranan para desainer top, yang mungkin telah bersemedi 7hari 7 malam untuk merumuskan desain mereka. Hanya sedikit merasa tertampar melihat kenyataan, melihat dunia dimana Pisanggoreng berjalan dan bernapas.

Hati kecil Pisanggoreng berjanji, FO tidak akan menjadi tempat kunjungan rutin setelah kondisi keuangan bukan lagi hal yang memusingkan. Cukup menjadikan notebook sebagai kekasih kedua ^^

Published in: on Juli 6, 2006 at 12:54 PM  Comments (13)  

The URI to TrackBack this entry is: https://pisanggorengdancapuccino.wordpress.com/2006/07/06/pisanggoreng-fo/trackback/

RSS feed for comments on this post.

13 KomentarTinggalkan komentar

  1. Oh yesh! Sebuah MacBook ciamik yang sexy, langsung dikirim dari Cupertino, sebagai istri kedua! Sounds like FUN! \:D/

  2. Baru tau Cupertino itu apaan ^^ thanks to Wikipedia
    Hm,, Natal tahun berapa ya itu terjadi ??
    Sounds? it is FUN!

  3. Euh hello ^^

    Karena aku ga suka shopping yang berlebihan seperti itu, jadi aku bilang setuju atas apa yang kamu ungkapan \:D/ Ga penting belanja banyak2 kalo ga guna😀

    Paling tuh ya, kalo aku ke FO Bandung, ikut, ikut sih.. tapi palingan cuma nemenin ponakan aku yang centilnya minta ampun, dan aku cuma bisa ngasih komen atas apa yang dia beli ^^

    Paling ujung2nya, selagi nunggu ponakanku ini nyari2 barang2 yang aneh2, aku biasanya malah jajan makanan😀 Hehehe.. makanan di Bandung teh enak-enak pisan coy ..! \:D/

  4. Eh iya.. Rumah Mode. Itu isinya sumpek mampus kan yah ^^; Ga lagi-lagi deh kesana kecuali buat batagornya yang enak banget xD

    Pernah tuh.. aku kesana sekeluarga, gara-gara saking penuhnya orang pada belanja, ponakanku yang keciiilll banget ngilang! Euh .. mau ga mau harus nyariin deh –;

    Untung bisa ketemu.. langsung deh aku bawa keluar aja, trus jejelin pake bubble ice😀 Lumayan😀 Euh .. lumayan ga stress aku-nya maxudnya😀

  5. “Aku”?o_O;;

    Euh, buset! *memberi selamat pada PisangMolen, euh, PisangGoreng karena sudah mampu membuat HA mengeluarkan kata-kata keramat*

    :-“

  6. ^_^’ jadi malu

    Pisanggoreng itu nikmat, klasik dan sederhana.
    As simple as love -mengutip dari seorang teman-

  7. *blush*

  8. Capuccino itu enak.. :”>

    *dibakar karena menjawab tanpa ditanya*

  9. Hhff.. FO, ngapain sih banyak2 FO? bikin macet aja. areal seluas itu di daerah se-elit itu (yg jaman dulu sih masih sering ada kabut kalo pagi) jadinya cuma kepake buat tempat parkir.. -___-;;

    .
    .
    .

    kopi itu racun.. :-“

  10. Setuju! -suara hati freerider Bandung-
    Pernah diceritakan tentang kondisi Bandung jaman baheula, siang-siang itu kudu berjubahkan mantel.
    If only I got here earlier ..

    Kopi itu racun .. yang enak ^^

  11. Kopi itu.. :”>

    Euh, memang bener ya kalo lagi ngopi muka saya pasang tampang mesum? -_-;;;

    *lirik Abang*

    Ih, ada yang curhat.. :-” *lempar Abang ke kotak saran PemKot Bandung* :-“

  12. “halo, kang dada? kumaha atuh yeuh, eta iuran sampah sigana ngan dipake ngagaji si kosin wae nya, 50 juta sebulan??”

    siang2 harus pake mantel? ah, saya gak pernah ngicipin bandung yg itu. toh, bandung juga indonesia yg iklimnya tropis, kalo siang tetep aja panas. tapi emang anak2 bandung doyan pake jaket sih. selain buat pagi2 dingin berangkat sekolah, juga buat gaya. iya, gaya! karena hanya ada 3 hal yg penting, 1)gaya, 2)gaya, dan 3)gaya. walopun kepanasan yg penting mah gaya!😀

  13. Huuuaaa,,, such a long time gw ga buka blog yang ini,,
    meski pemakaian kata2 gw biasa aja,, tapi gw suka cara penuturan gw, dan gw merasa kehilangan cara penuturan gw yang seperti ini. huaaaaa… please give back that “language” of mine,,,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: