Pisanggoreng & Piala Dunia 2006

Rasanya umur bertambah pendek 4 tahun sekali, nilai bertambah jeblok 4 tahun sekali, mata makin minus 4 tahun sekali.Apalagi jikalau bukan karena Piala Dunia yang tersohor itu, si Jules Rimet yang memikat semua orang. Baik pria -tentunya- wanita, tua muda, kaya miskin, mahasiswa atau siswa SD, punya mobil atau cuma bebek bermesin.

Selama sebulan lalu, Pisanggoreng banyak menghabiskan malam-malam di McD Simpang Dago dan Setiabudhi untuk menikmati pertandingan bersama gorengan lainnya.

Personally, pertandingan paling berkesan bagi Pisanggoreng ketika Italy dan Jerman dalam satu lapangan selama 118 menit yang menegangkan. Bagaimana tidak, ketika si kulit bundar digiring pemain berkostum biru sorakan gembira keluar dari Pisanggoreng dan tiga gorengan lainnya -boys- dan sorakan murung dari tiga gorengan lainnya lagi -girls-.

Dan lompatan gembira, puas, terharu, kagum, dan perasaan yang emosional lainnya, ketika Grosso menyarangkan bola di gawang Jerman. Dan disusul oleh Del Piero yang baru diturunkan Lippi, menambah kegembiraan tifosi-tifosi Italy -termasuk Pisanggoreng dan ketiga gorengan lainnya.

Ketika itu rasanya McD Setiabudhi tidak ayal lagi stadion Dortmund itu sendiri. Serasa bergetar. Lebih pantas menjadi pertandingan final. Jika dibandingkan dengan permainan Italy vs Prancis yang lalu. Kurang pantas rasanya dengan permainan yang tidak terorganisir di 45ment kedua, Italy keluar sebagai pemegang piala emas itu.

Pisanggoreng memang mendukung Italy, tapi lebih suka jika kemenangan diperoleh oleh tim yang memang pantas memperolehnya. Dan tim itu adalah Prancis. Sungguh, mungkin jika Zidane bisa menahan sedikit emosi yang meluap, dia akan menorehkan kenangan indah di pertandingan terakhirnya.

Dan menjadi satu happy ending layaknya skenario-skenario yang ditulis mahluk-mahluk di Hollywood. Salute to Zinedine Zidane, a great soccer player, playmaker, captain and citizen!

He really knows how to play.

And why citizen? Satu artikel yang dibaca Pisanggoreng menuliskan sedikit tentang pria plontos usia 34 tahun itu, mengenai cercaan yang diterima dari khalayak Prancis karena darah Aljazair yang mengalir dalam tubuhnya. Namun, tetap kota Marseille yang menjadi kota tambatan hatinya. Dan tetap kostum bangsa Prancis yang dikenakannya.

Well, no one really knows what in his mind. Hanya yang terlihat oleh Pisanggoreng dan gorengan lain di dunia ini yang dapat dituliskan. God knows what he was thinking.

Piala dunia kali ini memang sangat berkesan bagi Pisanggoreng. Menonton pertandingan berbondong-bondong di McD bukan hal yang dapat dilakukan 4 tahun lalu. Dan terbersit pula pertanyaan bagaimana dengan 4 tahun ke depan? Dengan siapa Pisanggoreng akan menikmati tiap-tiap pertandingan?

Begitu berkesan tahun ini, karena benar-benar terasa menjadi seorang tifosi. Karena dinginnya dini hari yang menjadi panas hanya karena bersarangnya si bulat. Karena hubungan yang terasa begitu erat dengan gorengan-gorengan lainnya ketika menonton bersama. Karena perbincangan dan celaan-celaan antar tifosi setelah pertandingan. Yang rasanya berbeda jika dibandingkan 4 tahun lalu, dimana Pisanggoreng langsung meluncur ke kasur 30 detik setelah pertandingan. Karena harus menelan ludah ketika Portugal kalah telak dari Jerman. Dan membuat Pisanggoreng berutang makan siang pada satu gorengan yang lebih mencintai Jerman -huh, mentang2 pernah kerja di Siemens!-

The point is this World Cup is so unforgetable, memorable dan ‘able2’ yang lain.

Vaarwel en Danke German, Halala Africa!

ps: Pisanggoreng masih bingung dengan definisi ‘halala’. Teu aya euy di freedict.com ataupun thefreedictionary.com, anyone know? Atau artinya memang ‘welcome’?

Published in: on Juli 11, 2006 at 3:01 AM  Comments (10)  

The URI to TrackBack this entry is: https://pisanggorengdancapuccino.wordpress.com/2006/07/11/pisanggoreng-piala-dunia-2006/trackback/

RSS feed for comments on this post.

10 KomentarTinggalkan komentar

  1. Wah, pisanggoreng ga suka jerman yah? Huhuhuhu.. saya pencinta Jerman lho ^^

    Pisanggoreng kok namanya pisanggoreng sih ^^;

  2. Argentina! Argentina! \:D/

  3. ah, daripada McD simpang mendingan pecel telor agak naik dikit depan pasar simpang dago. abis itu beli roti bakar di sebelahnya buat oleh2 pulang.. :-“

  4. Belum pernah mencoba pecel telor di situ. Menurut isu yang beredar ayam cola-nya juga yahud. Belum kesampaian untuk mencicipi.

    Thanks untuk referensi-nya.

  5. Ih, pengen berkontribusi jadi footnote ya, Bang.. :-”

    *kabooorrr*

  6. ih, nishta banget saya jadi footnote. kecil, nangkringnya di pojok bawah, spasi cuma 1, dipisahin dari temen2nya yg lebih gede.. :-”

    wah, pecel telor sih menu murah meriah (murah merintih deng, soalnya gizinya diragukan, namanya juga menu kepepet :D) anak2 itb yg ngekost, ato nginep di himpunan masing2. cek aja sekitar jam 10 keatas. dan perasaan ayam cola biasa aja, dulu saya sempet berapa kali makan di depan itb waktu kaki lima belum digusurin. kirain bakal ada rasa colanya, tapi ternyata tidak. yah, lumayan lah buat pengalaman.. :-“

  7. ngga nishta-nishta banget kok, masih sedikit manusiawi.

    wah, soal anak2 itb yang berkeliaran di himpunan emang bukan isu. fakta yang masih susah untuk masuk logika sieh -kosannya ngga nyaman kali ya, tapi .. emang himpunan nyaman gitu?-

    ayam cola yang depan itb kan,, hawa itb beda kali ama dago.. ntar deh, kalo udah diicip, dikasih rate-nya.

  8. wah, saya memang tidak sedang ngomongin isu, lah teman saya juga ada yg begitu kok..🙂

    huahahahah… “hawa itb”!😀 gara2 katadasha ya?😛

    emang masih ada ya ayam cola yg di depan itb? yg di simpang juga sama aja kali..

  9. Heh, ada apa ene, nama saya jangan buat mainan. Nishta, nishta.. Huh! *bakar Abang* Ini, makanan aje diurusin. Mana tiket POTC gratisan buat aye? [Klaim Tanpa Bukti mode : ON]

    :-”

    *kabooooorrr*

  10. dengan sangat menyesal kami beritahukan bahwa segala klaim harus dilampiri dengan bukti yang sah menurut appraiser kami selambat-lambatnya 14 (empatbelas) hari kerja semenjak tanggal yang tercantum pada bukti tersebut, atau dengan sangat menyesal kami tidak dapat melayani klaim tersebut.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: