Pisanggoreng dan L.O.V.E

Setelah sekian lama akhirnya Pisanggoreng menulis lagi di blog yang sudah entah berapa lama terbengkalai ini.
Setelah sekian lama, akhirnya jemari ini kembali menari-nari menuangkan isi kepala (dan hati) Pisanggoreng.

Di usia yang sudah hampir menginjak seperempat abad ini, yang tertuang tak lagi hanya isi kepala yang masih penuh dengan idealisme seperti semasa berlabel mahasiswa dahulu kala. Kini, isi hati begitu bergejolak, meronta ingin dituangkan sebelum menimbun dan meledak tak terkira.

Jadi, semua berawal ketika Pisanggoreng mulai membiarkan hatinya berkenalan dengan “love” (I prefer mention it in English, somehow). Yah, memang sudah waktunya bukan? Dan lagi, dia memang sudah datang memperkenalkan dirinya, dan Pisanggoreng menyambutnya dengan sukacita.

Pisanggoreng sendiri, sudah mendapat begitu banyak teori dalam hal ini. Malah merasa terlalu banyak teori. Dan secara teori, pengalaman ini seharusnya bisa berjalan dengan baik dan indah, jika dijalani sesuai kaidah-kaidah yang ada.

Namun,pada kenyataannya, semua teori tidak lagi terasa masuk akal, tidak lagi terasa feasible.
Semua menjadi serba not-explainable, abstract. There were times when I felt like, this new experience really drives me overloaded (both in heart and head).

Is it really suppose to be like this?
Why cant this thing work out as simple as possible?
Am I fooling myself?
How its gonna be?
Am I ready to let it go?
Did I make the right decision?
Am I just being played around?

and many many others question that keep echoing in my head. I said, “Im confuse, I dont know what to do.”
But, I know indeed, I know the best thing I can do is to be still, be hold on to HIM.

If it has to be a good bye, a good bye it will be.
If it happened to be a welcome to a new life, a welcome it will be.

I really have no idea how its gonna be, and nothing to do. I will be still, and prepare my heart for any of those options.

Published in: on November 28, 2009 at 6:07 PM  Comments (1)  

The URI to TrackBack this entry is: https://pisanggorengdancapuccino.wordpress.com/2009/11/28/this-is-not-just-another-love-story/trackback/

RSS feed for comments on this post.

One CommentTinggalkan komentar

  1. wah..pisang goreng ternyata uda dapat pasangan n kayaknya bukan ama capuccino lagi😀
    sukses selalu ya…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: